Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menyelenggarakan Festival Pantomime
2016 akhir pekan ini. Dibuka pada Jumat (22/4), festival berlangsung
hingga Sabtu (23/4) mendatang di Concert Hall, TBY.
Kepala Taman
Budaya Yogyakarta, Diah Tutuko Suryandaru mengatakan festival ini
merupakan gagasan untuk mengembangkan seni pantomime yang ada di
Yogyakarta. "Karena pantomime adalah seni yang menggunakan gerak tubuh
sebagai media ekspresi dan selama ini kurang diminati generasi muda,"
ucapnya, dalam keterangan pers, Selasa (19/4/2016).
Dengan digelarnya Festival Pantomime 2016, Diah mengharapkan agar
generasi muda mengenal dan tertarik untuk mengembangkan kesenian
tersebut. "Pagelaran pantomime tahun ini bisa menjadi media pembinaan
yang efektif bagi generasi muda," tukasnya.
Salah satu kelompok
seniman yang terlibat adalah dari SD Muhammadiyah Sapen yang merupakan
satu dari lima penampil yang bakal memeriahkannya. Sebanyak 75 siswa SD
putra-putri kelas II-V akan membawakan cerita 'Radio Mbah Darmo'.
Diah
melanjutkan, Taman Budaya Yogyakarta sebagai UPTD Dinas Kebudayaan
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki tugas sekaligus tanggung
jawab untuk mengembangkan seni pertunjukan di Yogyakarta. Seni pantomime
menjadi satu seni yang akan terus dikembangkan sehingga makin
mengukuhkan Yogyakarta sebagai kota budaya.
"Dengan tumbuh dan
berkembangnya seni pantomime di Yogyakarta, niscaya akan memberikan
pengaruh yang positif terhadap perkembangan seni di Yogyakarta,"
tutupnya.
Berikut jadwal lengkap pementasan 'Festival Pantomime 2016':
Jumat, 22 April 2016, pukul 19.30 WIB
1. Sanggar Sapu Lidi (Wonosobo) dengan lakon berjudul 'Hijau Bumiku Hijau Negeriku'
2. Kelompok SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta dengan lakon 'Radio Mbah Darmo'
Sabtu, 23 April 2016, pukul 19.30 WIB
1. Dance Mime Community dengan lakon 'DIRIGENT'
2. Malmime-Ja & Mila Art Dance dengan lakon 'Perempuan di Titik Nol' (KM)
3. Deaf Art Community, dengan lakon 'Mencari Jatayu'
#TiaAgnes
Selasa, 19 April 2016
Senin, 21 Maret 2016
Inilah Tempat Yang Ditetapkan Sebagai Kawasan Bebas Asap Rokok, April 2016
Peraturan
Wali Kota Yogyakarta Nomor 15 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok
(KTR) akan berlaku efektif mulai 1 April 2016,
termasuk di lingkungan kantor pemerintah kota.
Berikut tempat yang ditetapkan sebagai Kawasan
Tanpa Rokok dikota Jogja meliputi:
1. Fasilitas
pelayanan kesehatan
2. Tempat
proses belajar-mengajar
3. Tempat
anak bermain
4. Tempat
ibadah
5. Fasilitas
olahraga
6. Angkutan
umum
7. Tempat
kerja dan
8. Tempat
umum
Fasilitas
pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud no. 1 adalah:
a.rumah
sakit
b.klinik
c.Pusat
Kesehatan Masyarakat (Puskesmas);
d.Pos
Pelayanan Terpadu (Posyandu);
e.tempat
praktek kesehatan
f.apotek
dan
g.toko
obat.
Tempat
belajar mengajar sebagaimana dimaksud no. 2 adalah:
a.sekolah
b.perguruan
tinggi
c.balai
pendidikan dan pelatihan
d.balai
latihan kerja
e.tempat
bimbingan belajar
f.tempat
kursus dan
g.gedung
dan kawasan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Tempat
anak bermain sebagaimana dimaksud no.3 adalah:
a.area
bermain anak dan
b.tempat
penitipan anak
Tempat
ibadah sebagaimana dimaksud no. 4 adalah:
a.pura
b.masjid/mushola
c.gereja
d.vihara
dan
e.klenteng.
Fasilitas
olahraga sebagaimana dimaksud no.5 adalah:
a.gedung
olahraga
b.kolam
renang dan
c.tempat
senam.
Angkutan
umum, sebagaimana dimaksud no. 6 adalah:
a.bus
umum
b.taksi
c.kereta
api dan
d.kendaraan
wisata,
e.angkutan
anak sekolah dan
f.angkutan
karyawan.
Tempat
kerja, sebagaimana dimaksud no. 7 adalah:
a.kantor
pemerintah
b.kantor
milik pribadi/swasta dan
c.industri/pabrik.
Tempat
umum sebagaimana dimaksud no. 8 adalah:
a.tempat
wisata
b.tempat
hiburan
c.hotel
d.restoran
e.kantin
f.halte
g.terminal
angkutan umum dan
h.stasiun
kereta api.
Sumber Tentang Kawasan Tanpa Rokok : hukum.jogjakota.go.id
Foto ilustrasi by @qpinkjazz
Selasa, 15 Maret 2016
Pertamina Turunkan Harga Bahan Bakar Khusus Rp200 per Liter
PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak Umum jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex dan Pertalite Rp200 per liter seiring dengan tren harga minyak mentah dunia.
Vice President Corporate Communication
Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan penurunan ini sejalan dengan
terus menurunnya harga minyak mentah dunia yang berpengaruh pada harga
indeks pasar produk-produk BBM tersebut. Harga bahan bakar tersebut
turun sebesar Rp200 per liter dari harga yang berlaku pada periode 1
Maret 2016 lalu.
Dia mencontohkan, harga Pertamax di
Jakarta yang semula Rp7.950 per liter turun menjadi Rp7.750 per liter
dan Pertamax Plus turun dari Rp8.850 per liter menjadi Rp8.650 per liter
di Jakarta. Penurunan harga juga terjadi pada produk diesel berkualitas
tinggi, Pertamina Dex.
Di Jakarta, Pertamina Dex mulai 15 Maret
akan dijual dengan harga Rp8.600 per liter dari semula Rp8.800 per
liter. Adapun, Pertamax Racing tidak mengalami perubahan.
“Penurunan ini ditetapkan dengan
memperhatikan perkembangan harga minyak mentah dan produk dunia. Besaran
penurunan harga sebesar Rp200 per liter berlaku sama untuk seluruh
daerah dan untuk produk Pertamax/Bio Pertamax, Pertamax Plus, dan
Pertamina Dex yang berlaku terhitung mulai 15 Maret pukul 00.00,” kata
Wianda.
Untuk bahan bakar umum jenis lainnya,
Pertalite juga turun Rp200 per liter, dimana di Jakarta Pertalite dijual
dari harga 7.500 rupiah per liter turun 200 rupiah menjadi 7.300 rupiah
per liter. Solar/Biosolar non subsidi mengalami penurunan lebih dalam
yaitu Rp400 per liter di seluruh daerah.
Berikut daftar lengkap harga Pertamax Cs di seluruh Indonesia seperti dilansir dari situs Pertamina, Selasa 15 Maret 2016.
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
- Pertamax Plus Rp 9.050
- Pertamina Dex Rp 8.900
- Pertamax Plus Rp 8.900
- Pertamina Dex Rp 9.450
- Pertalite Rp 7.700
- Pertamax Plus Rp 8.900
- Pertamina Dex 8.100
- Pertamax Rp 8.400
- Pertamax Plus Rp 8.900
- Pertamina Dex Rp 9.400
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 8.400
- Pertamax Plus Rp 8.900
- Pertamina Dex Rp 9.100
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 8.200
- Pertamax Plus Rp 8.900
- Pertamina Dex Rp 8.900
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 8.400
- Pertamina Dex Rp 10.500
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 8.200
- Pertamina Dex Rp 9.150
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 8.400
- Pertamina Dex Rp 9.450
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 8.400
- Pertamina Dex Rp 9.000
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 8.400
- Pertamax Plus Rp 8.900
- Pertamina Dex Rp 9.000
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 7.750
- Pertamax Plus Rp 8.650
- Pertamina Dex Rp 8.600
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 7.750
- Pertamax Plus Rp 8.650
- Pertamina Dex Rp 8.600
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 7.750
- Pertamax Plus Rp 8.650
- Pertamina Dex Rp 8.600
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 7.750
- Pertamax Plus Rp 8.650
- Pertamax Rp 7.850
- Pertamax Plus Rp 8.750
- Pertamina Dex Rp 8.700
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 7.850
- Pertamax Plus Rp 8.750
- Pertamina Dex Rp 8.700
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 7.850
- Pertamax Plus Rp 8.750
- Pertamina Dex Rp 8.800
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 7.850
- Pertamax Plus Rp 8.750
- Pertamina Dex Rp 8.700
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 8.400
- Pertamax Plus Rp 8.800
- Pertamina Dex Rp 8.950
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Rp 9.200
- Pertamax Plus Rp 10.850
- Pertamina Dex Rp 8.950
- Pertalite Rp 7.300
- Pertamax Plus Rp 9.100
- Pertamina Dex Rp 9.900
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 8.200
- Pertamina Dex Rp 9.900
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 8.200
- Pertamina Dex Rp 9.900
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 8.200
- Pertamina Dex Rp 9.900
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 8.200
- Pertamina Dex Rp 9.900
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 9.400
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 9.250
- Pertamax Plus Rp 10.100
- Pertamina Dex Rp 10.550
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 8.800
- Pertamax Plus Rp 10.100
- Pertamina Dex Rp 10.550
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 8.900
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 9.000
- Pertamina Dex Rp 10.550
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 9.000
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 9.850
- Pertamina Dex Rp 18.200
- Pertamax Rp 11.350
- Pertamax Rp 10.650
- Pertamax Plus Rp 15.900
- Pertamina Dex Rp 16.000
- Pertalite Rp 7.500
- Pertamax Rp 11.150
Senin, 14 Maret 2016
Jogja Air Show 2016 Segera Digelar
Pagelaran Jogja Air Show 2016 akan kembali di gelar di yogyakarta dengan mengambil tema, "Jogja air Show 2016 Pelangi Nusantara". Kegiatan jogja Air show ini akan dilaksanakan pada hari jumat, sabtu, dan minggu tanggal 25, 26, 27 maret 2016. Kegiatan Jogja Air Show ini akan dilaksanakan di Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, dan Pantai Depok Bantul Yogyakarta. Jogja Air Show 2016 ini rencananya akan diikuti oleh 370 atlet putra-putri yang berasal dari seluruh kontingen Fasi di Indonesia. Agenda kegiatan JAS 2016 akan menampilkan enam perlombaan olah raga dirgantara diantaranya Microlight, Aeromodeling, Paramotor, Terbang Layang, Gantole dan Terjun Payung.
Tujuan pokok dari Event Jogja Air
Show 2016 ini adalah untuk memberikan wadah kepada atlet-atlet olah raga
dirgantara diseluruh Indonesia, sekaligus sarana mengukur prestasi
serta mendekatkan diri olah raga dirgantara kepada masyarakat. Selain
itu juga, Event tahunan ini telah menjadi agenda rutin FasidaI DIY,
Dinas Pariwisata, dan Pemda Bantul untuk meningkatkan sadar wisata dan
membantu mempromosikan Wisata alam dan Kuliner di Jogjakarta.
Jangan sampai lupa untuk mengajak
keluarga anda untuk menyaksikan acara jogja air show 2016, dijamin
acaranya meriah dan menghibur dan dapat belajar tentang dunia
penerbangan di indonesia.
___________________________________________
#info lomba :
Lomba Foto Jogja Air Show 2016 "Waktu : 25 - 27 Maret 2016
Lokasi : Pantai Parangtritis, Parangkusumo dan Pantai Depok, Bantul Yogyakarta.
___________________________________________
#info lomba :
Lomba Foto Jogja Air Show 2016 "Waktu : 25 - 27 Maret 2016
Lokasi : Pantai Parangtritis, Parangkusumo dan Pantai Depok, Bantul Yogyakarta.
Tempat Pendaftaran :
# 17 -24 Maret 2016 , Rp. 75.000 di Gudang Digital, Jl. Gejayan No. 8 Demangan ,Yogyakarta Telepon ; 0274 580066
# 26 - 27 Maret 2016, Rp.100.000 di Sekretatiat Pantai Depok
01. Peserta lomba terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan umum.
02. Setiap peserta wajib memakai tanda pengenal yang diberikan oleh pihak penyelenggara pada saat lomba berlangsung.
03. Obyek foto adalah semua kegiatan Jogja Air Show 2016 di lokasi acara pada tanggal 25-27 Maret 2016 dari pagi sampai selesai.
04. Hasil foto tidak diperkenankan mengandung unsur SARA dan Pornografi serta menyinggung pihak lain.
05. Pemotretan dilakukan dengan menggunakan kamera digital jenis bebas.
06. Setiap peserta hanya dapat menyerahkan maksimal 3 (Tiga) file foto terbaik JPEG, skala 12 (High Quality) Tanpa Editing.
07. Penyerahan foto harus dilakukan oleh peserta, tidak boleh diwakilkan di lokasi acara. Pengumpulan foto terakhir pada tanggal 26 & 27 Maret 2015, maksimal pukul 15.00 wib di Sekretariat Pantai Depok.
08. Semua karya foto berupa File digital (soft file) yang di lombakan menjadi hak milik pihak penyelenggara dan tidak dapat dikembalikan. Pihak penyelenggara berhak menggunakan foto tersebut sebagai bahan publikasi dan pameran tanpa harus meminta izin terlebih dahulu dan memberikan kompensasi dalam bentuk apapun pada peserta (hak cipta tetap milik fotografer yang bersangkutan).
09. Semua hasil keputusan juri adalah sah, mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
10. Dengan menyerahkan karya foto kepada pihak penyelenggara, berarti peserta telah dianggap menyetujui semua persyaratan yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara.
11. Pihak penyelenggara berhak mendiskualifikasi peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap melakukan kecurangan.
12. Pihak penyelenggara tidak bertanggung jawab jika terjadi gugatan di kemudian hari terhadap hak cipta foto dan konten didalamnya.
13. Penjurian dan Pengumuman pemenang akan di laksanakan Maksimal 15 hari setelah acara berlangsung.
Hadiah :
Juara I : Rp. 3.000.000 + Sertifikat
Juara II : Rp. 2.500.000 + Sertifikat
Juara III : Rp. 2.000.000 + Sertifikat
Juara Harapan I : Rp.1.500.000 + Sertifikat
Juara Harapan II : Rp. 1.250.000 + Sertifikat
Juara Harapan III : Rp. 1000.000 + Sertifikat
Juri :
- Budi Prast
- Misbachul Munir
- Edy " Dinas Pariwisata DIY "
Info : Budi ( 0813 2938 8316 )
# 17 -24 Maret 2016 , Rp. 75.000 di Gudang Digital, Jl. Gejayan No. 8 Demangan ,Yogyakarta Telepon ; 0274 580066
# 26 - 27 Maret 2016, Rp.100.000 di Sekretatiat Pantai Depok
01. Peserta lomba terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan umum.
02. Setiap peserta wajib memakai tanda pengenal yang diberikan oleh pihak penyelenggara pada saat lomba berlangsung.
03. Obyek foto adalah semua kegiatan Jogja Air Show 2016 di lokasi acara pada tanggal 25-27 Maret 2016 dari pagi sampai selesai.
04. Hasil foto tidak diperkenankan mengandung unsur SARA dan Pornografi serta menyinggung pihak lain.
05. Pemotretan dilakukan dengan menggunakan kamera digital jenis bebas.
06. Setiap peserta hanya dapat menyerahkan maksimal 3 (Tiga) file foto terbaik JPEG, skala 12 (High Quality) Tanpa Editing.
07. Penyerahan foto harus dilakukan oleh peserta, tidak boleh diwakilkan di lokasi acara. Pengumpulan foto terakhir pada tanggal 26 & 27 Maret 2015, maksimal pukul 15.00 wib di Sekretariat Pantai Depok.
08. Semua karya foto berupa File digital (soft file) yang di lombakan menjadi hak milik pihak penyelenggara dan tidak dapat dikembalikan. Pihak penyelenggara berhak menggunakan foto tersebut sebagai bahan publikasi dan pameran tanpa harus meminta izin terlebih dahulu dan memberikan kompensasi dalam bentuk apapun pada peserta (hak cipta tetap milik fotografer yang bersangkutan).
09. Semua hasil keputusan juri adalah sah, mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
10. Dengan menyerahkan karya foto kepada pihak penyelenggara, berarti peserta telah dianggap menyetujui semua persyaratan yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara.
11. Pihak penyelenggara berhak mendiskualifikasi peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap melakukan kecurangan.
12. Pihak penyelenggara tidak bertanggung jawab jika terjadi gugatan di kemudian hari terhadap hak cipta foto dan konten didalamnya.
13. Penjurian dan Pengumuman pemenang akan di laksanakan Maksimal 15 hari setelah acara berlangsung.
Hadiah :
Juara I : Rp. 3.000.000 + Sertifikat
Juara II : Rp. 2.500.000 + Sertifikat
Juara III : Rp. 2.000.000 + Sertifikat
Juara Harapan I : Rp.1.500.000 + Sertifikat
Juara Harapan II : Rp. 1.250.000 + Sertifikat
Juara Harapan III : Rp. 1000.000 + Sertifikat
Juri :
- Budi Prast
- Misbachul Munir
- Edy " Dinas Pariwisata DIY "
Info : Budi ( 0813 2938 8316 )
Senin, 07 Maret 2016
Tips Cara Menanam Buah Naga dalam Pot
Jika
anda ingin menikmati buah naga secara gratis, atau menanmnya dalam
jumlah yang kecil. Itu mudah saja… anda bisa saja menanamnya dipot.
Selain anda bisa menikmati buahnya, buah naga ini juga akan menghiasi
rumah nada. Kelebihan yang lain adalah tanaman ini bisa anda
pindah-pindah sesuai keinginan anda..
Cara menanam buah naga dipot Cukup mudah bukan, silahkan anda mencoba di halam rumah anda. Semoga berhasil.
Sumber http://tipspetani.blogspot.co.id
1. Menyiapkan Pot
Anda
bisa menggunakan berbagai jenis pot dari bahan semen, plastic, tanah
liat atau drum bekas yang dipotong. Tetapi menurut pengalaman, pot dari
bahan tanah liat adalah yang paling ideal karena tanaman buah naga
membutuhkan perubahan suhu yang drastic dari siang ke malam dalam proses
pembungaan. Ukuran pot yang digunakan semakin besar semakin baik,
minimal berdiameter sekitar 40cm.
2. Menyiapkan Tiang Panjatan
Tanaman
buah naga membutuhkan tiang panjatan untuk menopang supaya tidak roboh.
Nantinya tiang ini akan dililit akar udara dan akan menopang beberapa
cabang produksi yang berat yang tentu saja perlu dipilih dari bahan yang
kuat tetapi juga perlu diperhatikan jangan sampai pot tidak bisa
menahan beban berat tiang panjatan.
Sebaiknya
tiang panjatan dibuat dari besi beton berdiameter 8-10 cm, atau balok
kayu yang kuat dan tahan lama karena usia buah naga yang bisa mencapai
puluhan tahun. Tinggi tiang antara 150-200 cm disesuaikan dengan besar
pot. Pada bagian bawah tiang diberi kaki-kaki penguat agar nantinya bisa
kuat dan tidak mudah goyah. Untuk tiang dari besi beton, bagian yang
terpendam dalam tanah bisa diberi aspal untuk menghindari karat. Untuk
bagian atas tiang diberi piringan yang berbentuk seperti stir mobil yang
berfungsi untuk menyangga cabang-cabang produksi yang banyak.
![]() | |
|
3. Media Tanam
Setelah
pot dan tiang panjatan sudah selesai disiapkan, selanjutnya adalah
menyiapkan media tanam. Bahan-bahannya adalah pasir, tanah, pupuk
kandang dan kompos dengan perbandingan 2:1:3:1. Anda juga bisa
menambahkan bubuk batu bata merah secukupnya dan dolomit (kapur
pertanian) sebanyak 100 g dicampur rata dengan bahan-bahan tersebut.
Kemudian media tanam disiram dengan air hingga kondisi jenuh dan
dibiarkan selama sehari semalam.
4. Penanaman bibit
Bibit
sebaiknya dipilih yang besar, dari batang tua yang berwarna hijau tua
keabuan dan bebas dari penyakit. Idealnya panjang bibit yang ditanam
minimal 30 cm. Selanjutnya bibit ditanam disekitar tiang panjatan dengan
kedalaman 10 cm, jangan terlalu dalam karena akan mengakibatkan
pertumbuhan yang kurang bagus. Setelah ditanam media tanam ditekan-tekan
agar bibit tidak mudah roboh. Selanjutnya media tanam disiram dengan
air dan diletakkan ditempat terbuka tidak ternaungi yang terkena sinar
matahari langsung.
5. Pemeliharaan Tanaman
Pemeliharaan
tanaman buah naga yang ditanam di pot tidak jauh beda dengan buah naga
yang ditanam dikebun yaitu meliputi pemupukan, penyiraman dan
pemangkasan cabang yang tidak diperlukan ( untuk lebih lengkapnya bisa
dibaca di http://www.buahnaga.us ) .Selain itu, yang perlu diperhatikan
adalah tanaman dipastikan menempel dengan baik pada tiang panjatan dan
tidak roboh, oleh karena itu perlu dilakukan pengikatan batang buah naga
pada tiang dengan menggunakan tali atau kawat dengan bentuk ikatan
seperti angka ‘8’ tidak boleh terlalu kencang karena bisa merusak batang
atau cabang seiring pertumbuhannya yang semakin membesar.
![]() |
| ilustrasi CARA MENANAM BUAH NAGA DI POT |
Cara menanam buah naga dipot Cukup mudah bukan, silahkan anda mencoba di halam rumah anda. Semoga berhasil.
Sumber http://tipspetani.blogspot.co.id
Tawur Agung Kesanga 2016 Dipusatkan Candi Prambanan
Hari Raya Nyepi 2016 jatuh pada 9 Maret nanti. Saat itu, seluruh umat
Hindu melakukan catur brata penyepian di rumah masing-masing, yakni
amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan.
Sebelum Nyepi, umat Hindu Dharma Indonesia melakukan upacara keagamaan, seperti Melasti dan Tawur Agung Kesanga. Upacara Melasti dilaksanakan di pantai beberhapa hari sebelum Nyepi, sedangkan Tawur Agung sehari sebelum Nyepi.
Begitu juga umat Hindu yang berada di Jawa Tengah dan Yogyakarta, mereka melakukan upacara Tawur Agung Kesanga yang dipusatkan di Komplek Candi Prambanan pada Selasa 8 Maret 2016.
Sejumlah persiapan sudah dilakukan panitia upacara yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Terdapat janur kuning melengkung di gerbang pintu masuk sisi timur dan selatan kompleks Candi Prambanan untuk penyambutan.
Panggung untuk menempatkan sesaji terdapat di sisi timur candi. Beberapa tenda juga sudah berdiri untuk ibadah umat Hindu, besok. Sementara jika kepanitiaan di fasilitasi oleh Pemda DIY berada di sisi selatan Candi Prambanan.
"Tahun ini kepanitiaan dari Jawa Tengah, lokasinya di sisi timur candi. Kalau tahun lalu dari Yogya, lokasi sembahyangan di sisi selatan," kata Bambang, petugas sekurity Candi Prambanan, Senin (7/3/2016).
Upacara keagamaan ini rutin digelar setiap tahun. Prosesi diawali dengan pengambilan air suci di sumur Bondowoso, kompleks Istana Ratu Boko. Selanjutnya, dibawa menuju kompleks Candi Prambanan.
Sesampainya di Candi Prambanan, para membawa air itu mengelilingi Candi Siwa sebanyak tiga kali searah jarum jam. Lalu, menyerahkan air suci itu pemuka agama Hindu untuk didoakan.
"Pengambilan air suci dilakukan pagi hari, rombongan jalan kaki dari Prambanan menuju Candi Boko, kembali lagi ke Candi Prambanan," paparnya.
Upacara Tawur Agung diakhiri dengan doa dan memercikan air suci itu. Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriani Jokowi dijadwalkan turut hadir, begitu juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo maupun Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Informasinya dihadiri RI 1 (Presiden Jokowi) besok," kata Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas, Mayor M. Munasik dikonfirmasi pagi tadi.
Terdapat beberapa tarian sebagai penyambutan. Termasuk, mengarak ogoh-ogoh yang ditandu beberapa penari pria.
Teks : Prabowo/okezone
Foto : Kompas/Ferganata Indra Riatmoko
Sebelum Nyepi, umat Hindu Dharma Indonesia melakukan upacara keagamaan, seperti Melasti dan Tawur Agung Kesanga. Upacara Melasti dilaksanakan di pantai beberhapa hari sebelum Nyepi, sedangkan Tawur Agung sehari sebelum Nyepi.
Begitu juga umat Hindu yang berada di Jawa Tengah dan Yogyakarta, mereka melakukan upacara Tawur Agung Kesanga yang dipusatkan di Komplek Candi Prambanan pada Selasa 8 Maret 2016.
Sejumlah persiapan sudah dilakukan panitia upacara yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Terdapat janur kuning melengkung di gerbang pintu masuk sisi timur dan selatan kompleks Candi Prambanan untuk penyambutan.
Panggung untuk menempatkan sesaji terdapat di sisi timur candi. Beberapa tenda juga sudah berdiri untuk ibadah umat Hindu, besok. Sementara jika kepanitiaan di fasilitasi oleh Pemda DIY berada di sisi selatan Candi Prambanan.
"Tahun ini kepanitiaan dari Jawa Tengah, lokasinya di sisi timur candi. Kalau tahun lalu dari Yogya, lokasi sembahyangan di sisi selatan," kata Bambang, petugas sekurity Candi Prambanan, Senin (7/3/2016).
Upacara keagamaan ini rutin digelar setiap tahun. Prosesi diawali dengan pengambilan air suci di sumur Bondowoso, kompleks Istana Ratu Boko. Selanjutnya, dibawa menuju kompleks Candi Prambanan.
Sesampainya di Candi Prambanan, para membawa air itu mengelilingi Candi Siwa sebanyak tiga kali searah jarum jam. Lalu, menyerahkan air suci itu pemuka agama Hindu untuk didoakan.
"Pengambilan air suci dilakukan pagi hari, rombongan jalan kaki dari Prambanan menuju Candi Boko, kembali lagi ke Candi Prambanan," paparnya.
Upacara Tawur Agung diakhiri dengan doa dan memercikan air suci itu. Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriani Jokowi dijadwalkan turut hadir, begitu juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo maupun Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Informasinya dihadiri RI 1 (Presiden Jokowi) besok," kata Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas, Mayor M. Munasik dikonfirmasi pagi tadi.
Terdapat beberapa tarian sebagai penyambutan. Termasuk, mengarak ogoh-ogoh yang ditandu beberapa penari pria.
Teks : Prabowo/okezone
Foto : Kompas/Ferganata Indra Riatmoko
Sabtu, 05 Maret 2016
Gerhana Matahari Total (GMT) Pada 9 Maret 2016
Fenomena alam gerhana matahari total (GMT) yang akan terjadi pada 9 Maret 2016
Yogyakarta adalah salah satu wilayah yang bisa menyaksikan gerhana matahari. Namun hanya 83 persen gerhana yang dapat terlihat dari langit Yogyakarta. Fenomena alam tersebut terlihat mulai pukul 06.20 WIB hingga 08.35 WIB. Puncak gerhana terjadi sekitar pukul 07.23 WIB.
Beberapa lembaga nasional, mulai dari lembaga pemerintah hingga komunitas astronom amatir telah merencanakan perjalanan khusus memburu gambar menarik dari fenomena alam gerhana matahari total.
Berikut ini adalah lokasi pengamatan fenomena alam gerhana matahari total sebagaimana dikutip dari Gerhanaindonesia.id :
-Jogja Astronomy Club (JAC) di Palembang
-Imah Noong di Pangkal Pinang
-Lapan di Pontianak
-Lapan dan Surabaya Astronomy Club (SAC) di Watukosek/Pasuruan
-Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) di Palu
-Universe Awareness (UNAWE) Indonesia di Poso
-Astronomi ITB di Luwuk
-Lapan dan BMKG di Ternate
-Lapan dan Langit Selatan di Maba
Beberapa tim yang telah tersebar di lokasi pengamatan fenomena alam gerhana matahari total tersebut akan melakukan streaming video hasil pengamatan gerhana dengan dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi.
Dengan demikian, keindahan gerhana tanpa harus melakukan ekspedisi ke pelosok negeri. Pengamatan juga dilakukan di luar jalur umbra gerhana yang bisa membuat gerhana total dapat diamati. Tim Lapan di Pontianak dan Pasuruan secara khusus melakukan pemantauan gerhana sebagian.
Fenomena alam gerhana matahari total yang akan kembali dapat diamati di Indonesia adalah GMT pada 20 April 2023 yang jalur totalitasnya melewati Papua dan GMT pada 20 April 2042 yang jalur totalitasnya melewati Sumatra dan Kalimantan.
Langganan:
Postingan (Atom)








