Lebih dari empat juta kendaraan bermotor pribadi diprediksi membanjiri
DIY selama masa lebaran nanti. Berbagai pihak pun mengambil
ancang-ancang menghindari terjadinya kepadatan lalu lintas yang terlalu parah.
Direktur Lalu Lintas Polda DIY Mulia Hasudungan Ritonga mengatakan
pihaknya sudah mengantisipasi akan terjadinya penumpukan kendaraan di
kawasan Malioboro dan sekitarnya. Saat kepadatan lalu lintas ke
Malioboro tinggi, kendaraan yang tiba dari arah jalan Mangkubumi akan
diarahkan ke Kridosono untuk berputar dan kembali ke jalur menuju
Malioboro.
Di kawasan Malioboro nanti, area sirip juga akan dimaksimalkan untuk
memecah kepadatan. Setiap sirip Malioboro akan menjadi akses keluar dari
jalan Malioboro.
“Rekayasa ini akan dipantau oleh personel yang ditempatkan di
titik-titik strategis di Malioboro,” kata Ritonga, Jumat (24/6/2016)
Selain merekayasa jalur di kawasan Malioboro, Polda DIY juga sudah
mengantisipasi penumpukan kendaraan di kawasan pantai selatan terutama
di Gunungkidul. Jalur masuk ke Gunungkidul dibagi menjadi dua akses
utama, melalui jalan Baron dan jalur alternatif Jalan Jalur Lingkar
Selatan (JJLS) dari Bantul.
Di jalur jalan Baron, jalan akan menjadi satu jalur mulai dari
pertigaan Mulo hingga ke kawasan pantai selatan. Kendaraan yang akan
keluar dari kawasan pantai selatan dapat menuju arah timur untuk
melewati deretan pantai lain sampai ke pantai Indrayanti atau berbelok
ke barat untuk menuju JJLS.
“Pengamatan kami sekarang pantai di Gunungkidul sudha jadi destinasi
utama, jadi pengaturan lalu lintas di kawasan itu akan kami perketat
agar wisatawan dapat berkunjung dengan nyaman,” imbuh Ritonga.
Sabtu, 25 Juni 2016
Rekayasa Lalu Lintas Lebaran di Jogja 2016
Rabu, 22 Juni 2016
Tips Mudik Lebaran Tetap Sehat Aman Nyaman Sampai Tempat Tujuan
Anda berencana melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini..
Dibawah ini beberapa tips untuk anda yang ingin
mudik dengan motor, mobil semoga bermanfaat.Persiapan Mudik
- Usahakan jangan merokok, karena dapat menyebabkan kekurangan Oksigen.
- Hindari Alkohol untuk mencegah dehidrasi.
- Perbanyak minum air putih.
- Gerakkan otot betis dan kaki secara teratur, kencangkan dan kendurkan, otot-otot pantat dan perut untuk mendorong darah kembali ke jantung.
- Angkatlah kedua tumit, bola kaki tetap berada di lantai, kemudian kembali ke posisi semula.
- Kedua tumit tetap tinggal di lantai, angkat kedua bola kaki, kembalikan ke posisi awal.
- Luruskan kaki sejauh ruangan yang ada dan memungkinkan.
- Kencangkan otot-otot paha bagian depan, tahan selama 2-3 detik, lalu kembali ke posisi awal.
- Tekankan kedua otot betis Anda ke tempat duduk bagian depan, kencangkan otot-otot di bagian belakang dari paha, tahan 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
- Usahakan pinggang Anda ditekankan dengan kuat pada tempat duduk, tariklah otot-otot perut ke dalam, tahan selama 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
- Tekankan otot-otot pantat sekuat yang Anda mampu pada tempat duduk selama 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal. Geser berat badan dari kanan ke kiri dari pantat Anda, ayunkan ke belakang dan ke depan selama 5-10 detik.
- Gerakkan pinggang ke depan sehingga terjadi lengkungan pada pinggang.
- Tekankan pinggang ke tempat duduk dan pinggul didorong ke depan.
Tips Dalam Perjalanan
- Usahakan jangan merokok, karena dapat menyebabkan kekurangan Oksigen.
- Hindari Alkohol untuk mencegah dehidrasi.
- Perbanyak minum air putih.
- Gerakkan otot betis dan kaki secara teratur, kencangkan dan kendurkan, otot-otot pantat dan perut untuk mendorong darah kembali ke jantung.
- Angkatlah kedua tumit, bola kaki tetap berada di lantai, kemudian kembali ke posisi semula.
- Kedua tumit tetap tinggal di lantai, angkat kedua bola kaki, kembalikan ke posisi awal.
- Luruskan kaki sejauh ruangan yang ada dan memungkinkan.
- Kencangkan otot-otot paha bagian depan, tahan selama 2-3 detik, lalu kembali ke posisi awal.
- Tekankan kedua otot betis Anda ke tempat duduk bagian depan, kencangkan otot-otot di bagian belakang dari paha, tahan 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
- Usahakan pinggang Anda ditekankan dengan kuat pada tempat duduk, tariklah otot-otot perut ke dalam, tahan selama 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
- Tekankan otot-otot pantat sekuat yang Anda mampu pada tempat duduk selama 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal. Geser berat badan dari kanan ke kiri dari pantat Anda, ayunkan ke belakang dan ke depan selama 5-10 detik.
- Gerakkan pinggang ke depan sehingga terjadi lengkungan pada pinggang.
- Tekankan pinggang ke tempat duduk dan pinggul didorong ke depan.
Tips Bagi Pengemudi
- Jangan paksakan menyetir saat mata terasa lelah.
- Bila merasa capai, cari tempat untuk memarkir kendaraan dan istirahatlah.
- Usahakan tidur minimal 15 menit.
- Iringi selama perjalanan dengan musik.
- Banyak minum air putih dan usahakan jangan merokok.
Tips Mudik Dengan Mobil Pribadi
- Hal pertama yang perlu dipersiapkan yaitu cek kondisi tekanan angin ban, kemudian air radiator, wiper, dan air aki. Setelah itu, periksa juga sistem kelistrikan pastikan dalam kondisi baik. Jangan lupa periksa juga oli mesin, power steering, dan minyak rem, serta karet-karet mobil hingga fan belt.
- Untuk selalu waspada persiapkan juga ban serep, dongkrak beserta pemutarnya, berbagai kunci, obeng (plus dan minus), kunci busi, kunci inggris, segitiga pengaman, senter, dan peta perjalan. Selain itu, Anda juga jangan melupakan surat kelengkapan seperti SIM dan STNK.
- Pastikan kondisi pengemudi tetap prima. Jika mengantuk, jangan sekali-kali mencoba mengemudi, dan sebaliknya saat mengemudi jangan sampai mengantuk.
- Saat melakukan perjalanan, gunakan sabuk pengaman. Selain itu, untuk wanita hamil terutama menginjak tujuh bulan disarankan jangan menjadi pengemudi. Hal itu dikarenakan kondisi perut yang sudah membesar, sehingga dapat membuat ibu hamil kurang gesit saat melakukan manuver, serta kurang aman dan nyaman menginjak pedal rem dan gas.
- Jarak aman bukan dipatok dari hitungan meter, tetap bisa dipertimbangkan selisih waktu tiga detik karena waktu tersebut merupakan selang antara respon pengemudi dengan respon mesin mobil saat melakukan pengereman. Penting diingat, respon manusia lebih lambat dibandingkan reaksi mekanik pengereman.
Tips Memilih Makanan Saat Mudik
- Usahakan cuci tangan pakai sabun sebelum makan.
- Jika tidak ada air, gunakan “tissue basah” atau cairan pembersih tangan lainnya.
- Bekal yang disiapkan dari rumah.
- Rumah makan/warung yang terlihat bersih, aman dan nyaman.
- Waspadalah terhadap kasus pembiusan, jangan mengkonsumsi makanan/minuman yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal.
- Pilihlah makanan dan minuman yang hangat.
- Makanan yang berprotein tinggi atau berkadar air yang tinggi agar disantap kurang dari 4 jam, seperti: telur, lontong isi, lemper, kue basah dan hindari makanan yang pedas atau bersantan.
- Makanan kering/minuman dalam kemasan seperti: roti, biskuit, minuman botol/kalengan. Pastikan membeli minuman kalengan pada agen/toko resmi, untuk menghindari penggunaan bahan yang berbahaya bagi kesehatan.
- Agar tetap fit dalam perjalanan, konsumsi buah-buahan segar seperti: jeruk, pisang, mangga, belimbing dan apel.
- Kepala pusing.
- Muntah-muntah.
- Gatal-gatal.
- Perut sakit dan sering buang air.
Selamat mudik dengan sehat, aman dan nyaman.
Mudik Ramah Anak
- Tidak membawa anak mudik dengan sepeda motor, apalagi untuk perjalanan jauh karena sangat melelahkan untuk anak.
- Apabila anak ikut mudik dengan menggunakan angkutan umum, upayakan agar anak tidak ikut berdesak-desakan.
- Siapkan mainan yang disukai anak untuk menemaninya sepanjang perjalanan.
- Siapkan obat-obatan dan vitamin yang dibutuhkan sepanjang perjalanan.
- Jika menggunakan kendaraan pribadi, pastikan mobil dalam kondisi baik. Periksa kondisi mobil seperti mesin, oli mesin, serta ban cadangan. Periksa juga perlengkapan dalam mobil.
- Sebagai edukasi, jelaskan pada anak ciri khas mengenai kota-kota yang dilalui. Selain bisa menambah pengetahuan anak, cara ini juga bisa membuang rasa jenuh anak.
- Sering-seringlah beristirahat di tempat-tempat yang telah disediakan. Jangan paksakan mengemudi ketika kondisi badan sudah lelah dan jangan kebut-kebutan.
Tips Mudik Sehat Untuk Calon Ibu
- Konsultasikan dengan dokter kandungan pribadi Anda mengenai rencana perjalanan Anda. Tentunya Anda harus dalam keadaan sehat dan segar. Dokter juga biasanya akan memberikan vitamin agar Anda lebih berstamina.
- Bawalah bekal makanan dan minuman selama perjalanan. Seorang ibu hamil harus tetap mendapat nutrisi selama mudik. Hindari membeli makanan di pinggir jalan yang belum tentu terjamin kebersihan dan kesehatannya.
- Kenakan pakaian yang nyaman dan sedikit longgar. Hindari menggunakan alas kaki dengan hak tinggi karena akan menyulitkan ibu hamil untuk bergerak. Lebih praktis lagi jika Anda menggunakan sendal.
- Hal yang sering dialami oleh ibu hamil adalah sulit tidur. Upayakan membawa bantal dan selimut agar ibu tetap hangat dan nyaman tertidur.
- Ingatkan supir Anda untuk tidak berkendara terlalu kencang. Selain membuat tidak nyaman bagi ibu hamil, mengendarai kendaraan dengan kecepatan normal akan menghindarkan Anda sekeluarga dari kecelakaan lalu lintas.
- Jaga posisi kaki Anda agar tetap lurus, atau angkat sedikit bagian kaki Anda. Ini dimaksudkan unuk mengurangi terjadinya kram kaki,bengkak, atau varises.
Tips Mudik Mersama Bayi
- Sebelum berangkat, periksakan kondisi bayi Anda ke dokter.
- Pastikan kondisi bayi Anda siap untuk melakukan perjalanan jauh.
- Mintalah saran dokter, obat apa yang harus dipersiapkan bagi bayi Anda.
- Selama perjalanan, sebaiknya bayi jangan dipangku terus.
- Jaga badannya agar tetap kering.
Tips Amankan Rumah Saat Mudik
- Hindari hal-hal yang dapat menunjukan bahwa rumah Anda kosong agar tidak menarik perhatian si pencuri. Tindakan tersebut misalnya dengan meminta kepada agen koran untuk tidak mengirimkan koran selama Anda pergi, menggunakan lampu otomatis yang dapat mati dan menyala sendiri dengan di setting terlebih dahulu waktu yang diinginkan. Selain itu cara lainnya adalah dengan meletakkan sandal/sepatu didepan pintu rumah.
- Jangan biarkan barang-barang berharga seperti uang cash dan perhiasan diletakkan di lemari rumah. Sebaiknya uang dan perhiasan ditaruh di bank agar lebih aman.
- Pastikan semua pintu dan jendela terkunci sebelum meninggalkan rumah.
- Matikan semua listrik yang tidak digunakan, PAM, dan cabut selang gas serta kompor untuk menghindari arus pendek yang dapat mengakibatkan kebakaran.
- Titipkan rumah kita ke tetangga yang tidak mudik atau informasikan kepada petugas keamanan dilingkungan rumah.
- Pasang alarm untuk mencegah masuknya pencuri ke rumah kita.
- Jika perlu, pasang camera tersembunyi di titik tertentu seperti kamar tidur dan ruang keluarga selama Anda bepergian. Selamat bermudik ria!
Sabtu, 11 Juni 2016
Kipo : Kue Tradisional Khas Jogja
Satu kue tradisional khas dari kawasan Kotagede Jogja sebuah makanan khas yang sangat enak dan tidak akan bisa didapatkan di kota lain, kue ini merupakan salah satu kue sisa kejayaan dari masa Mataram Kuno.
Dibalik bentuk sederhananya, anda bisa menemukan kenikmatan yang menawan di lidah dan menggugah selera. Terbuat dari tepung beras dengan isi gula Jawa ini sangat pas disajikan dalam kondisi panas atau hangat.
Berikut resep dan cara membuat kue khas dari Kotagede, selamat mencoba..
Bahan baku :
Dibalik bentuk sederhananya, anda bisa menemukan kenikmatan yang menawan di lidah dan menggugah selera. Terbuat dari tepung beras dengan isi gula Jawa ini sangat pas disajikan dalam kondisi panas atau hangat.
Berikut resep dan cara membuat kue khas dari Kotagede, selamat mencoba..
Bahan baku :
¼ kg tepung ketan
30 ml air sari pandan
150 cc air santan hangat
Garam halus secukupnya
30 ml air sari pandan
150 cc air santan hangat
Garam halus secukupnya
Bahan isi :
Gula jawa sisir halus 100 gram
Kelapa parut usia sedang 150 gram
Air matang 50 cc
Garam halus secukupnya
Kelapa parut usia sedang 150 gram
Air matang 50 cc
Garam halus secukupnya
Cara Membuat :
- Buat adonan isi dengan merebus air bersama sisiran gula jawa sampai mendidih dan tercampur rata.
- Masukan kelapa parut ke dalam larutan gula bersama garam aduk rata sampai air gula sepenuhnya surut.
- Buat adonan kulit dengan mengaduk pelan tepung ketan bersama air sari pandan sampai merata. Tambahkan garam dan aduk sampai rata.
- Tambahkan santan dan uleni sampai adonan merata dan cukup kalis.
- Ambil adonan kulit ini sebanyak 1 sendok teh, uleni sebentar lalu pipihkan.
- Isi adonan kulit pipih ini dengan adonan isi dibagian tengah, lalu rapatkan pada sis tepi hingga cukup padat dan rapat.
- Sisihkan pada sebuah wadah datar beralas daun pisang segar.
- Suapkan panggangan berlapis Teflon, panggang setiap adonan berisi tadi sampai matang di kedua sisi.
- Angkat dan sajikan.
Mudah sekali bukan resep kue tradisional khas Kotagede Jogja
satu ini? Sangat cocok sebagai takjil untuk Anda yang ingin mengadakan
acara berbuka puasa dengan tema gaya tempo doeloe atau hidangan ala
tradisional.
Kamis, 26 Mei 2016
Hari Ini 27 Mei, Mengenang Gempa Jogjakarta 2006 Silam
Gempa Bumi Yogyakarta Mei 2006 adalah peristiwa gempa Bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05:55:03WIB selama 57 detik. Gempa Bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan bahwa gempa terjadi sebesar 6,2 pada skala Richter.
Lokasi gempa menurut Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia terjadi di koordinat 8,007° LS dan 110,286° BT pada kedalaman 17,1 km. Sedangkan menurut BMG, posisi episenter gempa terletak di koordinat 8,26° LS dan 110,31° BT pada kedalaman 33 km.itu di release sesaat setelah terjadi gempa. Setelah data dari berbagai Stasiun yang dipunyai jejaring BMG dan dilakukan perhitungan, update terakhir BMG menentukan pusat gempa berada di 8.03 LS dan 110,32 BT(update ke tiga) pada kedalaman 11,3 Km dan kekuatan 5.9 SR Mb (Magnitude Body) atau setara 6.3 SR Mw (Magnitude Moment).USGS memberikan koordinat 7,977° LS dan 110,318 BT pada kedalaman 35 km. Hasil yang berbeda tersebut dikarenakan metode dan peralatan yang digunakan berbeda-beda.
Secara umum posisi gempa berada sekitar 25 km selatan-barat daya Yogyakarta, 115 km selatan Semarang, 145 km selatan-tenggara Pekalongan dan 440 km timur-tenggara Jakarta. Walaupun hiposenter gempa berada di laut, tetapi tidak mengakibatkan tsunami. Gempa juga dapat dirasakan di Solo, Semarang, Purworejo, Kebumen dan Banyumas. Getaran juga sempat dirasakan sejumlah kota di provinsi Jawa Timur seperti Ngawi, Madiun, Kediri, Trenggalek, Magetan, Pacitan, Blitar dan Surabaya.
Gempa susulan terjadi beberapa kali seperti pada pukul 06:10 WIB, 08:15 WIB dan 11:22 WIB. Gempa Bumi tersebut mengakibatkan banyak rumah dan gedung perkantoran yang roboh, rusaknya instalasi listrik dan komunikasi. Bahkan 7 hari sesudah gempa, banyak lokasi di Bantul yang belum teraliri listrik. Gempa Bumi juga mengakibatkan Bandara Adi Sutjipto ditutup sehubungan dengan gangguan komunikasi, kerusakan bangunan dan keretakan pada landas pacu, sehingga untuk sementara transportasi udara dialihkan ke Bandara Achmad Yani Semarang dan Bandara Adisumarmo Solo.
Situs kuno dan lokasi wisata yang rusak
- Candi Prambanan mengalami kerusakan yang cukup parah dan ditutup sementara untuk diteliti lagi tingkat kerusakannya. Kerusakan yang dialami candi prambanan kebanyakan adalah runtuhnya bagian-bagian gunungan candi dan rusaknya beberapa batuan yang menyusun candi
- Makam Imogiri juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Beberapa kuburan di Imogiri amblas, lantai-lantai retak dan amblas, sebagian tembok dan bangunan makam yang runtuh, juga hiasan-hiasan seperti keramik yang pecah.
- Salah satu bangsal di Kraton Yogyakarta, yaitu bangsal Trajumas yang menjadi simbol keadilan ambruk.
- Candi Borobudur yang terletak tak jauh dari lokasi gempa tak mengalami kerusakan berarti
- Objek Wisata Kasongan mengalami kerusakan parah saperti Gapura Kasongan yang patah di kiri dan kanan gapura dan ruko-ruko kerajinan keramik yang sebagian besar rusak berat bahkan roboh.
Kamis, 19 Mei 2016
Keberuntungan Jogjakarta Punya Rakyat yang Istimewa...
Pada tahun 1998, menjelang keruntuhan rezim Soeharto, sejumlah kota besar di negara ini mengalami kerusuhan yang mengakibatkan korban rakyat sipil. Ketika itu, tanggal 20 Mei pada tahun yang sama, ada gerakan rakyat yang melibatkan sejuta orang dari seluruh penjuru Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, banyak yang memperkirakan, Yogyakarta pasti akan rusuh seperti kota-kota lain. Bahkan, Solo yang hanya berjarak 60 kilometer dari Yogyakarta ternyata mengalami kerusakan sangat dahsyat akibat amuk rakyat yang tak terkendali.
Perkiraan terjadinya kerusuhan di Yogyakarta meleset. Memang benar semua penduduk keluar rumah. Mereka berupaya menuju ke Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta. Jalan penuh, sampai ke lorong-lorong sempit di sekitar kawasan Malioboro yang padat penduduk. Pemilik toko tidak membuka usahanya. Sebagai ganti, mereka berpartisipasi dengan menyediakan makanan dan minuman untuk rakyat yang melalui kawasan di sekitar toko.
Pengaruh Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono (HB) X jelas besar dalam menentukan keamanan di wilayahnya. Waktu itu pemerintahan Provinsi DIY masih dijalankan oleh Paku Alam (PA) VIII, yang juga turut menemui massa di Alun-alun.
Sultan HB X sebagai raja yang mengayomi masyarakat dalam kondisi yang genting, penuh ketegangan dan provokasi, sering kali berkeliling ke seluruh Yogyakarta menenteramkan hati rakyat yang panas. Konsentrasi massa di pusat perbelanjaan yang sangat rawan dengan aksi perusakan dan pembakaran berhasil dilunakkannya. Semua merasa berterima kasih karena merasa diayomi Sang Raja.
Peristiwa itu sering disebut Pisowanan Ageng, yang menunjuk sebuah ritual pertemuan antara rakyat dan raja dalam tradisi keraton. Namun, banyak juga yang mengatakan sebagai gerakan rakyat Yogyakarta. Ini karena peran rakyat dalam aksi satu juta orang menjelang runtuhnya Soeharto di Yogyakarta itu sangat nyata.
Ketua Forum Persaudaraan Umat Beriman KH Abdul Muhaimin mengungkapkan, peristiwa ratusan ribu warga Yogyakarta yang turun ke jalan pada 20 Mei 1998 itu adalah gerakan rakyat.
”Saya salah satu yang menjadi organisator bersama-sama dengan Pak Loekman Sutrisno (almarhum guru besar Universitas Gadjah Mada/UGM). Dalam rapat-rapat sebelum peristiwa itu, saya selalu ikut. Pada tanggal 19, sehari sebelumnya, saya menandatangani 300 kartu identitas untuk relawan di Wisma Bethesda. Untuk menyelesaikan tanda tangan itu sampai pukul 3.00 dini hari. Rapat itu membahas rencana aksi dengan detail,” katanya.
Muhaimin, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummahat Kotagede, juga menjelaskan kenapa gerakan rakyat Yogyakarta yang melibatkan jutaan warga ini bisa berlangsung damai, tidak seperti Solo atau Jakarta yang sedemikian bergolak.
”Faktornya banyak. Sultan juga merupakan salah satu faktor sehingga aksi menjadi tidak beringas. Di Yogyakarta juga banyak mahasiswa yang terlibat dan mereka berpikir lebih ilmiah. Tetapi, saya kira kalau gerakan ini terjadi di kota lain, akan beda. Bisa hancur-hancuran. Kami semua sadar, kota ini selalu menjadi barometer, jika Yogyakarta ini bergolak, seluruh Indonesia juga akan bergolak. Kalau sudah demikian, yang akan menjadi korban justru rakyat. Inilah yang disadari oleh kami semua,” lanjutnya.
”Peristiwa ini tentu menunjukkan adanya keistimewaan Yogyakarta. Coba saja lihat, rompi yang dipakai oleh relawan pada waktu itu hanya terbuat dari kain belacu yang dilubangi. Kekompakan antara rakyat Yogyakarta dan para aktivis ini berlangsung sangat erat. Penggalangan terjadi di kantor Pak Loekman Sutrisno yang berada di UGM, termasuk kita merancang pertemuan di tingkat rukun tetangga (RT). Semua ini dilakukan untuk membuat Yogyakarta damai. Sampai-sampai kami ini mengidentifikasi wilayah yang rawan bergolak, seperti Kricak, Gondomanan, dan Tukangan, itu kami datangi. Di samping juga menggerakkan para dermawan untuk membuat spanduk yang kami pasang di seluruh wilayah Yogyakarta. Semua itu keluar dari kantong warga dengan sukarela,” papar Muhaimin.
Dihubungi secara terpisah, sejarawan dan guru besar Fakultas Ilmu Budaya UGM Bambang Purwanto mengatakan, yang paling besar dalam menentukan keistimewaan Yogyakarta itu rakyat, sedangkan elite itu hanya ”katut”.
”Di zaman kemerdekaan 1945 merupakan masa awal-awal peran rakyat yang besar demikian, pula pada zaman reformasi 1998 ada peranan rakyat untuk mendorong terjadinya reformasi. Dalam isu lokal guna melestarikan keistimewaan Yogyakarta, bisa dilihat pula peran rakyat yang besar dalam mengkritisi proses pembangunan Ambarrukmo Plaza dan wacana tentang pembangunan parkir bawah tanah di bawah Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta. Ini semua menunjukkan peran rakyat,” ujarnya.
Titik penting
Titik penting yang dipakai untuk menentukan sejarah keistimewaan Yogyakarta antara lain Piagam Kedudukan 19 Agustus 1945 dari Presiden Soekarno dan Maklumat (Amanat) 5 September 1945 dari HB IX dan PA VIII yang berisi pernyataan dua pemimpin itu untuk menggabungkan wilayahnya pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
HB IX memang dikenal mempunyai wawasan yang luas, mempunyai kedekatan dengan rakyat jelata dan kemampuan yang luar biasa dalam melihat visi ke depan. Namun, HB IX juga diuntungkan oleh rakyatnya yang mempunyai kesadaran tinggi dalam bidang politik jauh sebelum kemerdekaan.
Kesadaran yang tinggi tentang hak merdeka dan nasionalisme diperoleh rakyat berkat pendidikan yang lama mereka peroleh melalui berbagai sekolah yang didirikan penjajah maupun elite bangsawan.
Menurut sejarawan Abdurrahman Surjomihardjo, sebenarnya sebelum Belanda melakukan gerakan Politik Etis tahun 1900- 1942, juga sebelum zaman Politik Konservatif 1800-1870, Keraton Yogyakarta telah mendirikan sekolah pada 1848, yaitu Sekolah Tamanan dan Sekolah Madya. Kedua sekolah itu bertujuan memberikan pendidikan bagi keluarga Keraton dan keluarga (putra Sentana).
Namun, pada tahun 1867, pemerintah kolonial Belanda mendirikan Sekolah Gubernemen yang berlokasi di Keraton, yaitu di Sri Manganti dan Pagelaran. Dengan berdirinya sekolah gubernemen itu, pihak kolonial Belanda melakukan tekanan pada Sekolah Tamanan maupun Sekolah Madya, hingga akhirnya kedua sekolah itu menghentikan aktivitasnya.
Pemerintah kolonial Belanda kemudian mendirikan Sekolah Rakyat (SR). Meski mendapat pendidikan dari kolonial, priayi yang memiliki kepedulian pada nasib bangsa terus berupaya mendirikan lembaga pendidikan sendiri. Dari upaya mendirikan sekolah ”swasta” atau sekolah partikelir itulah lahirlah gerakan kebangsaan, seperti Boedi Oetomo (1908), Muhammadiyah (1912), dan Taman Siswa (1922).
Ketika zaman kemerdekaan, dan terutama saat ibu kota Republik Indonesia harus berpindah ke Yogyakarta tahun 1946, Yogyakarta menjadi kota perjuangan yang berisi pejuang dari berbagai suku, bangsa, dan agama. Semua diterima dengan senang hati oleh Sultan HB IX. Bahkan, tak sekadar diterima, sejumlah pemimpin dari daerah lain juga dibiayai hidupnya oleh HB IX.
Misalnya, kesaksian Sjafruddin Prawiranegara. ”Bukan saja saya baru berkenalan dengan Sultan HB IX, tetapi antara kami berdua sebenarnya terdapat perbedaan sosiokultural yang besar. Saya hanya rakyat biasa, walau kadang-kadang menjabat sebagai menteri seperti pada waktu itu, sedangkan beliau adalah seorang sultan yang biasa disembah dan diagung-agungkan oleh rakyatnya, bahkan mungkin juga di luar rakyatnya. Di samping itu, saya seorang Sunda-Banten dan beliau orang Jawa tulen.”
Bambang Purwanto berpendapat, pendirian UGM yang mendapat dukungan sangat besar dari Sultan HB IX secara langsung telah memberikan sumbangan yang sangat besar dengan apa yang disebut keistimewaan Yogyakarta.
UGM mengadakan kuliah pertama pada 13 Maret 1946 di Keraton Yogyakarta. Jumlah mahasiswa semakin hari bertambah banyak. Perkuliahan terhenti ketika Belanda menduduki Yogyakarta pada 19 Desember 1948. Setelah persetujuan Roem-Roeijen tanggal 7 Mei 1949, usaha untuk menyelenggarakan pendidikan UGM mulai muncul kembali.
Persiapan penyelenggaraan kembali perguruan tinggi ini mendapat dukungan yang besar dari HB IX, yang menyediakan Pagelaran, Sitihinggil, dan beberapa bangunan lain milik Keraton, baik untuk kegiatan perguruan tinggi maupun tempat tinggal, kepada mahasiswa dan pengajar. Dukungan ini bukan hanya pada tahun pertama keberadaannya, tetapi dapat dikatakan kegiatan utama UGM sebenarnya berlangsung di sekitar tembok Keraton Kasultanan Yogyakarta selama sepuluh tahun yang pertama.
UGM menjadi daya tarik baru bagi masyarakat dari berbagai daerah di Nusantara untuk datang ke Yogyakarta guna menuntut ilmu. Yogyakarta menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai suku dan agama bukan hanya sebagai kota perjuangan, selanjutnya sebagai tempat untuk menuntut ilmu ketika masa-masa revolusi fisik telah usai.
UGM, kata Bambang, dari sejarahnya tidak didirikan atas nama Gadjah Mada an sich, tetapi dia adalah representasi dalam dari identitas keindonesiaan. Identitas keindonesiaan itu disadari dan dibesarkan pertama- tama oleh HB IX sebagai pribadi dan penguasa dan kemudian dibesarkan oleh Yogyakarta, oleh rakyatnya.
”Ini yang harus dipentingkan, terlepas dari pertikaian kadang- kadang antara tukang becak atau antarkampung zaman dulu, tetapi harus ingat, dukungan rakyat Yogyakarta bagi besarnya UGM sangat besar. Dukungan itu sebenarnya bukan hanya pada UGM, tetapi pada pendidikan Indonesia, karena kita tahu UGM kan menyuplai sebagian besar elite terdidik. Itu sangat ditentukan oleh rakyat Yogyakarta,” ujarnya.
Bambang mencatat, masa-masa antara 1950 dan 1980, hubungan antara mahasiswa dan masyarakat itu benar-benar hubungan batin, bukan ekonomis seperti yang sekarang ini terjadi. Hubungan batin itu merupakan kontribusi rakyat Yogyakarta yang sangat besar bagi pendidikan. ”Kalau kemudian Yogyakarta punya hak untuk menyandang status keistimewaan, faktor itulah salah satu yang layak untuk dipertimbangkan selain faktor lain yang misalnya perannya mempertahankan eksistensi Indonesia pada tahun 1946-1950,” tegas Bambang.
Memang bukan sekadar peran elite yang membuat Yogyakarta memperoleh status khusus dalam NKRI. Provinsi ini menjadi salah satu daerah yang khusus, selain Nanggroe Aceh Darussalam, Papua, dan DKI Jakarta, karena rakyatnya istimewa, rakyat mempunyai peran sangat besar dalam mendirikan fondasi maupun tembok keistimewaan Yogyakarta.(Bambang Sigap Sumantri)
Sumber : kompas.com
Selasa, 17 Mei 2016
Agenda Memperingati Ulang Tahun Kabupaten Sleman ke – 100
Festival Budaya dan Kuliner Kabupaten Sleman 2016 ini berlangsung selama seminggu
Sebanyak 600 seniman akan menggelar pentas seni Jathilan di Sindu Kusuma Edupark (SKE), Mlati selama 24 jam. Mereka akan menghibur wisatawan dan masyarakat dengan aktraksi Jathilan mulai Sabtu (21/5) pagi hingga Minggu (22/5) pagi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman, AA Ayu Laksmidewi mengatakan, kegiatan yang bertajuk Pentas Jathilan ‘Njathil 24 Jam’ tersebut merupakan bagian dari Festival Budaya dan Kuliner 2016. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-100 Sleman.
“Aksi Jathilan ini berlangsung selama 24 jam. Kami berharap ini akan bisa menarik perhatian masyarakat dan menghibur pengunjung SKE,” kata Ayu, dikutip dari Harianjogja, Jumat (13/5/2016).
Ratusan seniman Jathil tersebut berasal dari 17 kelompok seni jathilan. Masing-masing kelompok memiliki anggota 35 seniman muda. “Mereka berasal dari setiap kecamatan di Sleman. Setiap jamnya nanti akan tampil satu grup, berlanjut hingga keesokan harinya,” jelasnya.
Pentas Jathilan 24 Jam ini, kata Ayu, sebagai ajang eksebisi, ekspresi, dan apresiasi bagi seni rakyat yang menjamur di Sleman. Saat ini, tercatat 350 kelompok seni Jathilan di Sleman. Meski berkembang pesat, masing-masing kelompok memiliki ciri khas sendiri. Mereka menyisipkan kreativitas di masing-masing gerakannya. “Pentas Jathilan 24 Jam itu tetap akan menonjolkan sisi hiburan bagi masyarakat,” kata Ayu.
Kepala Seksi Informasi Disbudpar Sleman Warsito mengatakan, Festival Budaya dan Kuliner 2016 akan berlangsung mulai 21 Mei hingga 2 Juni 2016. Disbudpar Sleman mengisinya dengan berbagai kegiatan menarik. Selain Njathil 24 Jam, digelar pula Festival dan Sarasehan Macapat Nusantara (28/5), Festival
Dolanan Anak (23/5), Wayang Spektakuler (2/6), Festival Kuliner dan Kangen Sleman (27/5).
Ada juga Festival Ragam Budaya (29/5) yang menampilkan potensi budaya dari 17 kecamatan. Mulai dari seni kerakyatan, religi, dolanan anak, langen cerito, hingga aktraksi Jathilan. “Kami juga menggenar festival seni instalasi. Ini merupakan karya seni instalasi yang dibuat tiga dimensi. Karya seni itu dipajang di sepanjang Jalan KRT Pringgodiningrat oleh beberapa seniman,” kata Warsito.
Selain memeriahkan perayaan hari jadi Sleman, pihaknya juga berharap berbagai kegiatan itu bisa mendorong semakin terlestarikannya aspek seni dan budaya maupun kuliner Sleman. Serta, menumbuhkembangkannya dengan lebih luas.
Pada penghujung acara, 2 Juni 2016 di lapangan Denggung, Sleman, lima dalang, diantaranya Ki Singku, Untoro Wijanarko serta Ganes akan menampilkan kolaborasi wayang dari berbagai pakeliran (aliran) yang berbeda.
Jumat, 13 Mei 2016
Ribuan Lampion Akan Hiasi Langit Kota Wates Kulonprogo
Langit Alun – alun Wates pukul 16.30 WIB dan perbukitan Menoreh Kulon Progo akan dihiasi oleh ribuan lampion terbang pada Sabtu (28/5). Penerbangan lampion tersebut dikemas dalam acara yang bertajuk Menoreh Night Spectacular (MNS) 2016. Rencananya, acara ini akan menerbangkan 1000 lampion, sehingga langit malam Kulon Progo dan Wates akan terlihat banyak kilauan cahaya.
Acara yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata DIY dan Kulon Progo tersebut meruapakan salah satu bentuk promosi wisata Kulon Progo. Terdapat empat acara utama yang disajikan dalam event Menoreh Night Spectacular 2016, antara lain Sky Lantern Festival (festival penerbangan 1000 lampion), Menoreh Cosplay Carnival, Lomba Fotografi, dan Menoreh Night Bikes Rides.
Acara yang digadang-gadang akan menjadi unggulan dalam MNS 2016 kali ini adalah penerbangan lampion, dimana akan dilakukan di pusat kota yaitu Alun-alun Wates Kulon Progo, di mana masyarakat dan wisatawan nantinya dapat berkumpul dan ikut menerbangkan lampion atau sekedar menikmati langit malam yang akan berkilauan malam itu.
Bagi pengunjung yang ingin turut serta dalam festival lampion terbang, dapat membeli tiket seharga Rp 35.000,-.
Bagi yang ingin ikut menerbangkan lampion, menurutnya, peserta dapat membeli tiket presale I seharga Rp 25.000,- pada tanggal 16 April – 15 Mei 2016 dan presale II seharga Rp 35.000,- pada tanggal 16 Mei – 25 Mei 2016. Dengan membayar harga tiket tersebut, peserta dapat mendapatkan sebuah lampion yang dapat diterbangkan oleh 2-3 orang, perlengkapan untuk menyalakan api, puluhan doorprize menarik dan stiker yang dapat dihiasi tulisan untuk ditempel di lampion.
Untuk lomba fotografi, Anda dapat memanfaatkan momen penerbangan lampion sebagai latar gambarnya. Cosplay carnival yang merupakan bagian dari event ini juga akan dilombakan. Selain itu, masih ada Menoreh Night Bike Rides yang juga menjadi daya tarik dari festival ini.
Ragam Wisata Kulon Progo
Malam Mingguan di Kulon Progo, Anda bisa menikmati sky lantern festival, dan hari berikutnya, sebaiknya Anda tidak melewatkan untuk berwisata alam di Kulon Progo!
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memang punya banyak pilihan untuk berswisata, tak terkecuali di Kulon Progo, mulai dari wisata pantai, gua, air terjun, perbukitan, hingga waduk. Jangan sampai melewatkan pula untuk berkunjung ke Obyek wisata Hutan Kalibiru sebuah wisata alam yang terdapat di Perbukitan Menreh Kabupaten Kulon Progo.
Di tempat ini Anda dapat berfoto di atas sebuah rumah pohon dengan latar belakang Waduk sermo dan hutan hijau di sekelilingnya. Obyek wisata ini belakangan makin populer dan diminati oleh wisatawan.
Acara yang akan dimulai sore hari ini akan dibuka dengan lomba Cosplay yaitu peragaan dengan kostum tokoh jawa, wayang, anime, dan tokoh favorite lainnya. Dengan hadiah berupa uang pembinaan dan piala Bupati Kulon Progo yang tentunya akan menambah daya pikat acara pertama di Kulon Progo ini. Dengan dibagi menjadi 2 kategori yaitu original cosplay dan Catwalk Cosplay dimana masing - masing kategori dikenai biaya pendaftaran Rp 35.000,- untuk Original Cosplay dan Rp 25.000,- untuk Catwalk Cosplay. Dengan biaya pendaftaran tersebut peserta akan mendapatkan souvenir, foto, dan snack ringan.
Sepeda sehat malam hari yang disebut dengan Night Bike Rides juga akan menemani acara Menoreh Night Spectacular. Rute yang pendek tentu tidak mengurangi semangat para biker, rute yang pendek namun dilaksanakan malam hari dan juga diiringi gemerlap lampu ditiap sudutnya. Untuk para biker bisa dengan registrasi Rp 75.000,- untuk mendapakan fasilitas lampion, baju fosfor, snack, dan doorprize.
Lomba Fotografi akan mengiringi selama pendaftaran dan sampai pelaksanaan acara ini. Masyarakat pada umumnya dapat mengupload foto foto mereka ke Instgram Panitia untuk mendapatkan doorprize. Dengan tema menoreh maka foto pemandangan menorehpun menjadi kunci lomba fotografi ini.
Untuk info lebih lanjut dapat hubungi panitia di 085643596041, instagram @MNS2016, Fanspage Inspiratif Production
Langganan:
Postingan (Atom)







